Bagaimana Cara Belajar Gen Z?
Teori generasi memunculkan istilah baru yaitu generasi X, Y, dan Z. Waktu dan tahun menjadi perbedaan dari ketiganya. Selain itu, kondisi sosial dan perkembangan teknologi juga dapat membedakan jenis generasi ini. Jadi setelah Gen Y atau milenial, muncul generasi baru yaitu Gen Z. Artikel kali ini akan menjelaskan suatu fakta menarik, yaitu tentang Gen Z dan bagaimana cara Gen Z belajar.
Beberapa Metode Belajar Ala Gen-z
Gen Z lahir pada era internet. Membesarkan Generasi Z tentu perlu cara tersendiri, berbeda dengan generasi sebelumnya. Dimana teknologi dan media sosial menjadi salah satu bagian penting dari kehidupan mereka. Mereka juga cenderung eksploratif, dengan kemampuan belajar mandiri melalui internet dan informasi yang mudah diakses secara online. Gen Z juga mempunyai karakteristik yang sering dilihat dalam berbagai aspek, mulai dari gaya hidup, nilai-nilai, hingga preferensi dalam hal kerja dan pendidikan. Karakteristik dari Gen Z yaitu teknologi sebagai bagian inti dari kehidupan, kemajuan dalam komunikasi, kreativitas dan esensi mandiri, pendidikan dan karir. Dengan itu Gen Z mampu mengatasi tantangan teknologi yang dihadapi. Dan berikut adalah beberapa metode belajar yang biasa mereka lakukan:
source: https://www.teachermagazine.com/
1.Learning By Doing
Generasi Z lebih menyukai metode belajar learning by doing atau berekperimen melakukan praktik yang lebih dibandingkan duduk di kelas mendengarkan materi.
2. Critical Thinking
Gen Z lebih cenderung fokus berfikir secara kritis untuk dapat memecahkan suatu masalah daripada menghafal materi atau informasi yang diberikan. Oleh karena itu, dalam proses belajar mereka lebih suka dan lebih mengerti dibandingkan harus menghafal.
Source : https://www.ekrut.com/
Source: https://erafone.com/
3. Pakai Gadget
Perangkat teknologi seperti handphone merupakan alat yang dipakai oleh Generasi Z, mengandung dalam proses belajarnya. Melalui handphone mereka tidak akan terpaku pada buku teks saja, sehingga dapat mencari informasi lebih luas dan dapat meningkatkan proses belajarnya.
4. Multitasking
Generasi Z termasuk generasi yang multitasking yang bisa mengerjakan beragam tugas dalam satu waktu. Mereka juga mampu menggunakan lima media berbeda secara bersamaan dalam satu waktu dan lebih cenderung memiliki tingkat kreativitas yang tinggi.
Source: https://www.chubb.com/
Ajakan interaktif
*contoh: “Terimakasih sudah membaca artikel kami, jika kamu suka membaca konten seperti ini jangan lupa kunjungi artikel kami lainnya di…… . Oiya kalau kamu seorang pelajar, kami ada informasi nih, kalau kami juga membuka lowongan prakerin buat siswa-siswi SMK maupun Mahasiswa, Cuss #daftarin!”
Mungkin itu dulu sedikit pembahasan dari kami, jika ingin belajar hal lain kamu dapat mengunjungi kami di Oyitok group atau dengan menghubungi instagram kami @OyitokGroup.
Penulis: Yessica
